Makin Boros? Kenali Pengelolaan Finansial dengan Metode 50-30-20

Sebagai seorang muslim kita bisa mengambil pelajaran dari kisah tafsir mimpi oleh Nabi Yusuf yang disampaikan di Alquran, salah satu hikmahnya yaitu tentang mengelola keuangan. Mengatur keuangan adalah salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki setiap orang. Untuk itu, perlunya pengelolaan secara bijak dan benar. Metode yang dapat kamu jadikan pilihan untuk mengelola keuangan adalah prinsip 50-30-20 yang dipopulerkan oleh Senator Elizabeth Warren dan putrinya, Amelia Warren Tyagi.

Makin Boros? Kenali Pengelolaan Finansial dengan Metode 50-30-20
Ilustrasi Mengelola keuangan. Sumber: ekonomibisnis.com

Mengatur keuangan adalah salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki setiap orang. Salah-salah, keuanganmu malah terkuras habis sebelum akhir bulan. Sebagai seorang muslim, kita  bisa mengambil pelajaran dari kisah-kisah yang diceritakan di Alquran. Siapa sangka ternyata konsep mengatur  keuangan sudah diaplikasikan sejak zaman Nabi Yusuf dulu loh.

Kisah tersebut bermula saat Nabi Yusuf a.s diminta agar menerjemahkan mimpi Raja Mesir pada zaman itu. Dalam mimpinya sang raja melihat ada tujuh ekor sapi yang gemuk dimakan oleh tujuh sapi yang kurus kemudian ada tujuh bulir gandum hijau yang dimakan oleh tujuh bulir gandum kering.

يُوْسُفُ اَيُّهَا الصِّدِّيْقُ اَفْتِنَا فِيْ سَبْعِ بَقَرٰتٍ سِمَانٍ يَّأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجَافٌ وَّسَبْعِ سُنْۢبُلٰتٍ خُضْرٍ وَّاُخَرَ يٰبِسٰتٍۙ لَّعَلِّيْٓ اَرْجِعُ اِلَى النَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَعْلَمُوْنَ

Artinya "Yusuf, wahai orang yang sangat dipercaya! Terangkanlah kepada kami (takwil mimpi) tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk yang dimakan oleh tujuh (ekor sapi betina) yang kurus, tujuh tangkai (gandum) yang hijau dan (tujuh tangkai) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahui.”(Qs. Yusuf :46) 

قَالَ تَزْرَعُوْنَ سَبْعَ سِنِيْنَ دَاَبًاۚ فَمَا حَصَدْتُّمْ فَذَرُوْهُ فِيْ سُنْۢبُلِهٖٓ اِلَّا قَلِيْلًا مِّمَّا تَأْكُلُوْنَ

Artinya "Dia (Yusuf) berkata, “Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa; kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di tangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan. " (Qs. Yusuf :47) 

ثُمَّ يَأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ سَبْعٌ شِدَادٌ يَّأْكُلْنَ مَا قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ اِلَّا قَلِيْلًا مِّمَّا تُحْصِنُوْنَ

Artinya : "Kemudian setelah itu akan datang tujuh (tahun) yang sangat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari apa (bibit gandum) yang kamu simpan." (Qs. Yusuf :48)

ثُمَّ يَأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ عَامٌ فِيْهِ يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيْهِ يَعْصِرُوْنَ

Artinya "Setelah itu akan datang tahun, di mana manusia diberi hujan (dengan cukup) dan pada masa itu mereka memeras (anggur).”(Qs. Yusuf:49) 

Nabi Yusuf yang dikenal sebagai penerjemah mimpi terbaik zaman itupun mengartikan bahwa Negara Mesir akan mengalami masa subur selama tujuh tahun dan juga akan mengalami paceklik selama tujuh tahun. Oleh karena itu, hasil panen yang terjadi selama tujuh tahun subur sebaiknya disimpan baik-baik untuk persediaan selama masa paceklik nanti.

Dari kisah tersebut maka bisa kita ambil hikmah bahwa bekal untuk tahun-tahun sulit itu perlu dipersiapkan. Jadi jangan sampai semua uang kita dihabiskan untuk masa sekarang. Untuk itu, kali ini kita akan membahas tips mengelola finansial dengan metode 50-30-20. Sudah pernah dengar belum nih?

Prinsip 50-30-20 sendiri dipopulerkan oleh Senator Elizabeth Warren dan putrinya, Amelia Warren Tyagi, dalam buku All Your Worth : The Ultimate Lifetime Money Plan. Yaitu membagi pendapatan 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, serta menyisihkan 20% untuk tabungan.

Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut!

1.) 50% untuk kebutuhan

Kebutuhan merupakan tagihan yang harus dibayarkan, seperti biaya makan, pakaian, cicilan, ataupun pembayaran hutang. Mari, kita ambil contoh: Dinda memiliki gaji sebesar 5 juta rupiah. Maka 50% dari gaji tersebut adalah 2,5 juta rupiah. Nah, 2,5 juta rupiah dari gaji tersebut adalah bagian keuangan dari kebutuhan Dinda yang akan ia gunakan selama kurang lebih sebulan. 

2.) 30% untuk keinginan

Keinginan adalah sesuatu hal yang kita inginkan namun secara prioritas tidak mutlak penting. Seperti membeli tas baru, makan malam di luar, ataupun liburan ke suatu tempat. Melanjutkan contoh Dinda tadi, Dia memiliki gaji sebesar 5 juta rupiah, dan 50% gaji tersebut yaitu 2,5 juta rupiah sudah digunakan sebagai kebutuhan. Maka 30% dari gaji tersebut yaitu 1,5 juta rupiah adalah bagian keuangan dari keinginan Dinda. 

3.) Tabungan 20%

Dan yang terakhir, alokasikanlah 20% dari penghasilan untuk investasi dan tabungan. Ini juga termasuk mengutamakan dana darurat di rekening kita. Maka, dari cerita Dinda sebelumnya. Dinda memiliki uang 1 juta rupiah untuk digunakan sebagai tabungan, yaitu 20% dari gaji Dinda tadi.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. 

احتفظ ببعض ممتلكاتك لمستقبلك لأن ذلك أفضل لك 

"Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk menjadi masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu."(HR. Bukhori) 

Setelah menyimak pembahasan di atas, apakah kamu semakin melek akan urusan keuangan? Aturan ini cukup unik ini juga sangat fleksibel. Kamu dapat menjadikannya sebagai salah satu pilihan metode perencanaan keuangan kamu. Yuk cerdas dalam mengelola keuangan!

Redaktur : Dyah Ayu N. Aisyiah