Tips Menabung Kurban, Biar Gak Terus-Terusan Kurban Perasaan

Setelah mengetahui betapa besarnya pahala yang Allah janjikan, apakah masih ada alasan yang membuat kita menyia-nyiakan kesempatan untuk berkurban? "Sebenarnya aku tuh pengin kurban min, tapi kadang bingung gimana cara ngumpulin duitnya?" Eits, harap tenang. Kali ini INJO akan memberikan beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan agar tahun depan bisa berkurban. Apa saja tipsnya? Mari kita simak!

Tips Menabung Kurban, Biar Gak Terus-Terusan Kurban Perasaan
Tabungan Kurban Sapi. Sumber: Canva

Meski tak ada tradisi mudik ataupun silaturahmi ke tempat sanak famili layaknya Idulfitri, namun kehadiran Iduladha akan selalu dinanti. Sayangnya, pelaksanaan Iduladha tahun ini yang bertepatan pada hari Selasa (20/07) kemarin terasa lebih berat. Adanya PPKM darurat, membuat kita tidak bisa melaksanakan salat Id dan penyembelihan hewan kurban sebagaimana mestinya.

Namun, semua itu bukanlah alasan untuk tidak berkurban. Memang benar, tak ada dalil yang mengatakan secara langsung bahwa berkurban itu wajib. Akan tetapi, berkurban bisa menjadi wajib bagi orang-orang yang mampu. Kalaupun berkurban itu sunah, maka termasuk sunah muakad atau sunah yang dikuatkan. Dalam sebuah hadis dari Abi Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا

"Barangsiapa memiliki keluasaan (untuk berkurban) namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami." (HR. Sunan Ibnu Majah)

Hadis di atas menerangkan dengan cukup jelas salah satu bentuk ancaman bagi seseorang yang mampu berkurban tapi dia tidak mau melaksanakannya. Mendekati tempat saalat saja tidak boleh, apalagi kalau mau ikut salat berjamaah? Berarti secara tidak langsung, dia sudah menjadi orang yang dibenci oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Naudzubillahi mindzalik.

Setiap amal ibadah yang kita kerjakan tentu tak terlepas dari pahala yang telah Allah sediakan. Untuk ibadah kurban, Allah akan memberi kita pahala kebaikan dari setiap bulu kasar dan bulu halus yang terdapat pada hewan yang kita kurbankan. Tentu saja kita tidak akan bisa menghitung jumlah bulu dalam satu ekor sapi atau kambing karena saking banyaknya. Masyaallah.

Setelah mengetahui betapa besarnya pahala yang Allah janjikan, apakah masih ada alasan yang membuat kita menyia-nyiakan kesempatan untuk berkurban?

"Sebenarnya aku tuh pengin kurban min, tapi kadang bingung gimana cara ngumpulin duitnya?"

Eits, harap tenang. Kali ini INJO akan memberikan beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan agar tahun depan bisa berkurban. Apa saja tipsnya? Mari kita simak!

 1. Menabung harian

Boleh dibilang ini merupakan cara yang paling sederhana. Namun dalam praktiknya, ini bisa menjadi cara yang sulit dilakukan. Langkah pertama, kamu hanya perlu membeli celengan yang bisa kamu jumpai di warung-warung terdekat. Selanjutnya, kamu bisa menentukan berapa besar nominal yang akan kamu masukkan ke dalam celengan setiap harinya. Kamu bisa menggunakan uang pecahan dua ribuan, lima ribuan ataupun sepuluh ribuan, sesuai dengan kemampuan.

Sebagai contoh, kamu memilih menabung Rp 5.000,00/hari. Dalam kalender Islam, satu tahun hijriyah terdiri dari 354-355 hari. Untuk mempermudah perhitungan, kita asumsikan menjadi 350 hari. Berarti Rp 5.000,00 x 350 hari = Rp 1.750.000,00. Wah, lumayan tuh bisa buat beli kambing atau domba. Dari segi ukuran juga insyaallah gak terlalu kecil. Ya, lebih gede lah kalau dibandingkan dengan kucing, hehe.

Kalau kamu memilih untuk menabung Rp10.000,00/hari, maka dalam setahun kamu bisa mengumpulkan uang hingga 3,5 juta rupiah.

Tips nomor satu ini sangat cocok diterapkan bagi kalian yang memperoleh penghasilan harian, seperti pelajar dan pedagang. Intinya, semakin besar nominal yang kita sisihkan setiap hari, maka akan semakin besar pula hewan yang bisa kita wujudkan untuk berkurban.

2. The power of 20k

Kalian pasti tidak asing dengan ungkapan, “Giliran liat duit aja mata lu langsung ijo.” Mungkin hal itu terinspirasi dari warna uang Rp20.000,00 yang didominasi oleh warna hijau. Uang pecahan dua puluh ribu memang memiliki keistimewaan tersendiri. Keberadaannya pun boleh dibilang cukup langka dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, menabung dengan cara ini akan membuatmu merasakan tantangan yang berbeda.

Caranya cukup mudah, kamu tinggal masukkan setiap uang Rp20.000,00 yang kamu punya ke dalam celengan. Sebagai contoh, dalam satu hari kamu memiliki empat lembar uang dua puluh ribuan, maka keempat lembar uang tersebut harus kamu masukkan ke dalam celengan pada hari itu juga. Andai keesokan harinya kamu tidak memiliki uang dua puluh ribuan, maka pada hari itu kamu tidak perlu menabung. Begitu pula seterusnya.

Jika kamu disiplin dan konsisten menerapkan tips the power of 20k ini, inysaallah dalam satu tahun kamu bisa memperoleh jumlah tabungan yang cukup besar untuk membeli hewan kurban.

3. Cicilan bulanan

Jika pada tips pertama dan kedua kamu membeli hewan sesuai dengan jumlah tabungan, kali ini kamu harus menabung sesuai dengan harga hewan kurban yang sudah kamu tentukan.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan jenis hewan yang akan dikurbankan. Sesuaikan dengan besar pemasukanmu dan prediksi harga hewan kurban pada tahun depan. Setelah itu dibagi menjadi 10-11 bulan.

Contoh, harga kambing tahun ini dimulai dari sekitar Rp 1.800.000,00/ekor dengan prediksi kenaikan 10% untuk harga tahun depan. Dapat diperkirakan harga kambing pada tahun depan mencapai 2 juta rupiah /ekor. Kemudian harga tersebut dibagi 10 bulan, maka setiap bulannya kamu harus mencicil sebesar 200 ribu rupiah untuk satu ekor kambing.

Bagi kamu yang pengin kurban sapi cukup menyesuaikan langkah-langkah tersebut dengan nominal harga sapi. Mudah bukan? Tips ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki penghasilan bulanan. Kamu hanya perlu menyisihkan setiap penghasilan yang kamu peroleh setiap bulan untuk mencicil kurban.

Untuk mempermudah, cobalah untuk membuat rekening yang khusus digunakan untuk menyimpan uang cicilan kurban. Tidak disarankan untuk menyatukan tabungan kurban dengan uang yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain agar tidak tercampur, penggunaan rekening yang terpisah akan memudahkanmu untuk memonitor jumlah uang yang sudah terkumpul.

4. Menggunakan jasa pihak ketiga

Bagi kamu yang selalu merasa kesulitan untuk menabung secara mandiri, mengapa tidak mencoba untuk menggunakan jasa pihak ketiga? Cara ini sangat efektif digunakan, apalagi jika kamu tidak disiplin dalam menabung. Atau mungkin kamu sudah disiplin menabung, tapi di sisi lain kamu juga disiplin menarik tabungan tersebut untuk memenuhi keinginanmu.

Kamu bisa memulai tips ini dengan meminta bantuan orang terdekat yang benar-benar kamu percaya untuk menyimpan uang tabunganmu. Dengan begitu, insyaallah uangmu akan lebih aman. Selain itu, kamu juga tidak bisa seenaknya mengambil uang itu karena pihak ketiga ini akan mengingatkan kembali bahwa tujuan tabungan tersebut hanya untuk membeli hewan kurban.

Cara ini juga bisa kamu kombinasikan dengan tips mencicil bulanan. Apalagi bagi kalian yang malas membuka rekening baru, menggunakan jasa pihak ketiga bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana. Ingat, kamu dan si pihak ketiga ini jangan sampai lupa untuk saling mencatat setiap rupiah yang kamu setorkan kepadanya.

5. Memanfaatkan THR

Apakah kamu merasa terganggu saat keuanganmu harus dipotong dengan jumlah yang bedar untuk tabungan kurban? Nah, agar tetap bisa berkurban tanpa mengganggu keuangan utamamu, kamu bisa memanfaatkan uang dari berbagai pemasukan tambahan. Misalnya, Tunjangan Hari Raya (THR), bonus tahunan, atau bonus-bonus lainnya.  Dengan demikian, pendapatan yang harus kamu disihkan untuk tabungan kurban tak akan terlalu besar.

6. Patungan kurban

Melalui patungan kurban, target kurbanmu yang terasa sangat jauh menjadi lebih ringan untuk diraih. Pasalnya, hewan yang akan dikurbankan dibeli dengan uang dari banyak orang. Adapun ketentuannya, satu ekor sapi bisa digunakan untuk tujuh orang dan satu ekor kambing untuk satu orang. Namun, ini bukan ketentuan mutlak, karena Rasulullah SAW pun pernah mengurbankan satu ekor kambing untuk seluruh umatnya. Sebagaimana dikisahkan dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُضَحِّيَ اشْتَرَى كَبْشَيْنِ عَظِيمَيْنِ سَمِينَيْنِ أَقْرَنَيْنِ أَمْلَحَيْنِ مَوْجُوءَيْنِ فَذَبَحَ أَحَدَهُمَا عَنْ أُمَّتِهِ لِمَنْ شَهِدَ لِلَّهِ بِالتَّوْحِيدِ وَشَهِدَ لَهُ بِالْبَلَاغِ وَذَبَحَ الْآخَرَ عَنْ مُحَمَّدٍ وَعَنْ آلِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

"Sesungguhnya Rasulullah SAW hendak melaksanakan kurban, maka beliau membeli dua ekor domba yang besar, gemuk, bertanduk dan berwarna belang (hitam dan putih). Kemudian beliau menyembelih salah satunya untuk umatnya yang telah bersaksi akan keesaan Allah dan bersaksi atas risalah beliau, lalu menyembelih yang satunya untuk Muhammad dan keluarga Muhammad SAW." (HR. Sunan Ibnu Majah)

Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan. Tulisan ini sengaja dibuat tak lama setelah Iduladha dengan tujuan agar persiapan yang kita lakukan jauh lebih matang. Sehingga kita bisa membeli hewan untuk berkurban, biar gak terus-terusan kurban perasaan. Yaudah, rendang masih banyak tuh, jangan dianggurin atuh. Selamat Iduladha 1442 H. Selamat menikmati, jangan lupa sikat gigi :).

Redaktur: Dyah Ayu N. Aisyiah