Wajibnya Berkawan dengan Orang Saleh

Memilih teman bergaul yang saleh merupakan sesuatu yang sangat penting. Teman yang saleh akan senantiasa menjagamu dari maksiat dan mengajakmu berlomba-lomba dalam kebaikan serta meninggalkan kejelekan. Dia akan senantiasa menjagamu baik ketika sedang bersama ataupun tidak.

Wajibnya Berkawan dengan Orang Saleh
Ilustrasi teman yang saleh. Sumber gambar: Islamidia.com

Dalam fenomena kehidupan, tak jarang kita menemukan bahwa perilaku hidup seseorang merupakan hasil dari pergaulan yang ia lakukan pada masa lalunya, baik bersifat positif maupun negatif. Kebanyakan orang belum menyadari bahwa dirinya merupakan produk dari hasil dalam memilih teman. Banyak orang yang awalnya memiliki akhlak buruk menjadi baik sebab temannya. Begitupun sebaliknya, tak sedikit orang yang mulanya memiliki akhlak baik berakhir menjadi buruk karena salah dalam memilih teman.

Saya teringat pada salah satu teman saya, A. Dia datang dari luar kota dan kebetulan mendapatkan kontrak kerja di daerah saya tinggal. Saya mengenal A sebagai pribadi yang baik, sopan, santun, dan ramah. Namun, pasca kontrak kerjanya habis dan A telah kembali ke kampung halamannya, perilakunya mengalami perubahan.

Hal itu mulai terlihat dari seringnya dia mengungkapkan keluh kesah bahkan berkata kasar pada unggahan di media sosialnya. Tentu saja saya merasa heran dan bertanya-tanya, apa yang terjadi pada A sehingga bisa seperti itu. Setelah diselidiki, ternyata A kembali menjalin pertemanan dengan teman semasa sekolahnya dulu yang berperilaku kurang baik.

Apa yang terjadi pada A memang bukan sesuatu yang bisa dijadikan sebagai teladan. Akan tetapi kejadian tersebut sudah cukup membuktikan betapa besarnya pengaruh teman dalam kehidupan seseorang. Rasulullah saw juga sudah menuturkan bahwa seseorang itu cenderung mengikuti kebiasaan teman dekatnya.

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

"Seorang laki-laki  itu tergantung dengan kebiasaan teman dekatnya, maka hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Daud)

Melihat pengaruh kebiasaan teman yang begitu besar, pada kesempatan kali ini INJO.ID akan membagikan alasan mengapa kamu wajib berkawan dengan orang yang saleh. Yuk, simak baik-baik!

1. Rajin beribadah

Menurut KBBI, saleh berarti taat dan sungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah. Tentunya, orang yang saleh adalah orang yang taat beribadah serta bersungguh-sungguh menjalankannya. Dengan memiliki teman yang rajin dalam beribadah, insyaallah kamu akan cenderung seperti dia. Atau paling tidak kamu akan terpacu untuk mengikutinya.

2. Bisa saling mengingatkan atau memberi nasihat

Dengan memiliki teman bergaul yang saleh, maka kamu akan mendapatkan teman yang selalu bisa memberi saran ataupun nasihat yang bermanfaat kepadamu. Teman yang saleh juga akan selalu mengingatkan apabila kamu berbuat kesalahan atau paling tidak kamu akan merasa malu untuk berbuat kejelekan karena berada di lingkungan orang yang saleh.

3. Paham adab bergaul

Rata-rata orang saleh insyaallah paham bagaimana adab dalam bergaul. Sebagaimana salah satu istilah dalam bahasa jawa yaitu papan empan adepan. Papan berarti ketika seseorang bersikap maupun berbicara supaya memperhatikan tempat dimana ia berada. Empan artinya memperhatikan konteks atau isi pembicaraannya. Sedangkan adepan memiliki arti memperhatikan siapa yang dihadapi.

Kemudian papan empan adepan ini disempurnakan dengan konsep “pahit madu” yang berarti ucapan seseorang itu hendaklah berbicara dengan ucapan yang sangat manis (enak didengar dan tidak menyakiti hati). Konsep-konsep inilah yang menjadi pegangan orang saleh untuk bergaul sehingga kamu perlu menjadikan mereka sebagai temanmu.

4. Mengajak berlomba-lomba dalam kebaikan

Sebelumnya telah sedikit dijelaskan bahwa orang yang saleh adalah orang yang taat beribadah. Maka orang yang saleh juga akan mengajakmu untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khairat. Hal ini akan lebih mudah dilakukan jika kamu memiliki teman yang seftekuensi.

Pada zaman sekarang, banyak orang memilih pasangan yang sefrekuensi. Sama halnya dengan memilih teman. Secara umum, sefrekuensi yaitu orang-orang yang memiliki visi dan misi yang sama, sehingga lebih mudah untuk meraih tujuan hidup yang utama yaitu masuk ke dalam surga. Oleh karenanya, jangan lewatkan orang-orang saleh untuk menjadi teman yang sefrekuensi denganmu.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw pernah menggambarkan permisalan teman yang saleh dan buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi atau kamu akan membeli darinya atau paling tidak kamu akan mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan tukang pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar atau kamu akan mendapat bau yang tak sedap darinya.

Membangun karakter yang baik juga diperlukan teman yang berakhlak baik dan lingkungan yang baik pula. Akan tetapi, seringkali kita menjumpai banyak perbedaan akhlak serta sifat. Karena Allah memang menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan pada dua hal tersebut. Untuk menyikapinya, kamu perlu sabar dan tabah.

Dengan modal sabar dan tabah insyaallah kamu akan bisa menghadapi cobaan yang ada dalam pergaulan dan akan selalu bersikap pemaaf serta menerima segala kekurangan yang dimiliki oleh temanmu. Sebagaimana sabda Rasulullah saw berikut,

الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يُخَالِطُ النَّاسَ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ

"Orang iman yang bergaul dengan manusia dan sabar atas perilaku mereka yang menyakitinya, memiliki nilai pahala yang lebih besar dibandingkan dengan orang iman yang tidak bisa bergaul dengan manusia dan tidak sabar atas perilaku mereka yang menyakitinya." (HR. Ibnu Majah)

Pada akhirnya, memilih teman bergaul yang saleh merupakan sesuatu yang sangat penting. Teman yang saleh akan senantiasa menjagamu dari maksiat dan mengajakmu berlomba-lomba dalam kebaikan serta meninggalkan kejelekan. Dia akan senantiasa menjagamu baik ketika sedang bersama ataupun tidak.

Teman yang saleh juga akan memberi manfaat dengan kecintaan dan doanya kepadamu. Bahkan dalam kondisi tertentu, dia juga akan membantu menghilangkan kesusahan dan kesulitan yang sedang kamu hadapi. Karena memilih teman yang saleh serta menjauhi teman yang berperilaku kurang baik adalah perintah Allah dan Rasulullah, maka kita semua punya kewajiban untuk mewujudkannya.

Buatlah dirimu cerdas dalam memilih teman. Artinya, jangan mudah terpengaruh. Apabila kamu menjumpai teman yang berakhlak kurang baik, ingatkan dia! Kalau sudah diingatkan kok dia tetap seperti itu, yaudah, paling tidak kamu sudah menggugurkan kewajibanmu untuk menasihatinya. Sebab kamu tak bisa mengontrol bagaimana perilaku orang-orang di lingkungan sekitarmu. Yang bisa kamu lakukan adalah bijak dalam bersikap ketika berada di lingkungan yang kurang baik tersebut. Semoga bermanfaat :)

Redaktur: Ubaid Nasrullah